...
Informasi Kebijakan Iklan Selama COVID-19.
publish on : 04 Sep 2020
Topic : Facebook

Digital Agency Gading Serpong – Disaat masa pandemi ini sudah banyak pekerjaan serta kegiatan yang terkendala, bahkan terhenti. Maka, saat ini Facebook mendukung protokol serta petugas Kesehatan diseluruh dunia, untuk memberikan bantuan kepada pengguna Facebook seperti memberikan Informasi secara detail mengenai COVID-19 difitur Aplikasi Facebook.

Bantuan lain yang diberikan oleh Facebook adalah penerapan baru terhadap Kebijakan Iklan seperti jenis kesalahan yang baru ditemukan. Facebook juga memantau keadaan yang bertujuan untuk mencegah informasi mengenai kondisi darurat kesehatan masyarakat pada negara tersebut dan menghapus beberapa larangan secara sementara pada produk atau iklan

Kebijakan Iklan yang dilarang Facebook :

“Dilarang memberikan konten Iklan seperti keadaan krisis atau masalah seperti politik atau sosial yang bertujuan komersial.”

Saat ini Facebook memberikan banyak kebijakan mengenai konten Iklan untuk memberikan pembatasan sementara waktu, agar tidak mempromosikan kebutuhan medis untuk mencegah permintaan tinggi mengenai COVID-19.

Berikut produk yang bisa dipromosikan sementara waktu melalui Iklan :

1. Cairan pembersih tangan/hand sanitizer
2. Tissue disenfectant
3. Masker non-medis seperti masker berbahan kain contohnya bahan katun, scuba, spandex atau yang bisa didesign untuk keperluan fashion.


Berikut produk yang dilarang sementara waktu melalui Iklan :

1. Alat test COVID-19

2. Masker medis seperti masker bedah, masker N95, KN95, P2, DS2, DL2, KF94, N99, FFP2. Karena masker ini mampu menjaga kesehatan dan mencegah penyakit, serta dikhusus untuk petugas Kesehatan. Untuk itu, dalam Iklan jika menggunakan teks mengenai hal tersebut dilarang.

3. Facebook juga melarang produk diatas dengan menambahkan hadiah secara gratis.

Hal ini dilakukan agar pebisnis bisa menjangkau konsumen dengan produk yang dibutuhkan selama masa pandemi ini. Maka, tidak semua Iklan dapat disetujui dan kebijakan ini berlaku hanya sementara waktu. Untuk itu, berikan konten Iklan yang memenuhi syarat untuk mempromosikan kebutuhan non-medis.

 

Berikut syarat-syarat iklan yang setujui oleh Facebook :

  1. Iklan harus memiliki riwayat selama 4 bulan dan akunnya tidak pernah dinonaktifkan akibat aktifitas yang melanggar.
  2. Target terbatas untuk Iklan dinegara tertentu yang lebih dari 4 bulan. Contohnya negara Tiongkok, Israel, Malaysia, Kamerun, Indonesia, Thailand, Turki, Vietnam, Kazakhstan, Ukraina. Artinya, dinegara tersebut hanya boleh menargetkan Iklan untuk masker non-medis, tissue disenfectant dan handsanitizer dinegara yang iklannya terdaftar.

Konten yang dilarang :

  1. Iklan yang berisi kebutuhan petugas medis terkait dengan COVID-19.
  2. Iklan yang tidak boleh mengenai fungsi medis atau kesehatan seperti perlindungan pernapasan, kemampuan filtrasi, pencegahan penyakit.
  3. Iklan yang berisi seperti melebih-lebihkan manfaat kesehatan tidak diperbolehkan.

Konten yang disetujui :

  1. Mempromosikan donasi dan tidak menjual produk medis atau dapat menyembuhkan COVID-19.
  2. Iklan berupa perubahan jam operasional akibat COVID-19.
  3. Iklan asuransi yang terindikasi mengenai COVID-19.
  4. Iklan yang mengedukasi konsumen yang memiliki tujuan komersial.


So, kebijakan ini dilakukan untuk memberikan informasi serta ingin melindungi seluruh pengguna Facebook yang berada diseluruh dunia, agar terhindar dari COVID-19 dan mempermudah pebisnis yang ingin beriklan agar lebih berhati-hati.


Jika ada yang ingin ditanyakan perihal pembahasan diatas dan ingin konsultasi secara GRATIS mengenai Digital Marketing silahkan hubungi TheConversion sekarang.

0 KOMENTAR
Sign up atau Login untuk berkomentar, suka & bagikan.